Semangat Baru MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor: Sinergi Kebijakan, Kepemimpinan, dan Pembelajaran Mendalam

MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor menggelar kegiatan bertema Semangat Baru Sinergi Kebijakan, Kepemimpinan, dan Pembelajaran Mendalam pada Jumat, 6 Februari 2026 di SMP Negeri 2 Sukaraja. Kegiatan ini membahas pemilihan ketua MGMP, kebijakan Kemendikdasmen terkait Informatika, serta strategi pembelajaran deep learning yang bermakna dan menyenangkan.

SMP Ibnu Syina Cileungsi

MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor menggelar kegiatan bertema “Semangat Baru MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor: Sinergi Kebijakan, Kepemimpinan, dan Pembelajaran Mendalam” pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sukaraja dan diikuti oleh guru Informatika se-Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para guru TIK/Informatika untuk menyatukan visi, memperkuat peran MGMP, serta memahami arah kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait mata pelajaran Informatika. Suasana kegiatan berlangsung aktif, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi.


Pemilihan Ketua MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor

Agenda awal kegiatan adalah pemilihan Ketua MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor. Proses pemilihan dilaksanakan secara demokratis dengan menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan kebersamaan. Dari hasil pemilihan tersebut, terpilih Bapak M. Sunsun Nugrahanullah, S.Kom., M.Pd. dari SMP IT Al Madinah sebagai Ketua MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor.

Terpilihnya ketua baru ini diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam organisasi MGMP, memperkuat koordinasi antar guru Informatika, serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.

Sosialisasi Kebijakan Kemendikdasmen Terkait Informatika


Materi utama disampaikan oleh H. Encep Teguh Jayana, S.Pd., M.Pd. selaku narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan kebijakan terbaru Kemendikdasmen terkait Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), antara lain bahwa KKA merupakan mata pelajaran pilihan yang memiliki keterkaitan dengan Matematika, Informatika, dan IPA.

Selain itu, KKA dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Informatika maupun diimplementasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kebijakan ini memberikan ruang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.

Penguatan Strategi Pembelajaran Deep Learning

Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan penguatan terkait pendekatan Deep Learning, yaitu pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam melalui pengalaman belajar yang bermakna (meaningful), sadar (mindful), dan menyenangkan (joyful).

Pendekatan ini mendorong siswa untuk tidak sekadar menghafal materi, tetapi mampu berpikir kritis, reflektif, dan mengaitkan konsep Informatika dengan kehidupan nyata. Pembelajaran dirancang melalui aktivitas interaktif, kolaboratif, serta learning by doing agar siswa terlibat aktif dalam proses belajar.

Sebagai bentuk pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pembelajaran, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan Microsoft Forms untuk menyusun kuis digital. Media ini dinilai efektif dan praktis karena memudahkan guru dalam pelaksanaan evaluasi serta analisis hasil belajar siswa.

Melalui kegiatan ini, MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor diharapkan semakin solid sebagai wadah pengembangan profesional guru, mampu merespons kebijakan pendidikan secara tepat, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Informatika di sekolah masing-masing.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT