
SMP Ibnu Syina Cileungsi melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti 92 siswa. Tes meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika sebagai bentuk evaluasi pembelajaran dan persiapan akademik siswa. Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan optimal serta dukungan sarana yang memadai.
MGMP Bahasa Inggris Wilayah Timur Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pengembangan kompetensi guru pada Jumat, 6 Februari 2026 di SMP Negeri 1 Cileungsi. Kegiatan bertema Joyful Learning ini membahas strategi pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan, interaktif, serta mendorong siswa aktif dan kreatif melalui berbagai metode inovatif.
MGMP TIK/Informatika Kabupaten Bogor menggelar kegiatan bertema Semangat Baru Sinergi Kebijakan, Kepemimpinan, dan Pembelajaran Mendalam pada Jumat, 6 Februari 2026 di SMP Negeri 2 Sukaraja. Kegiatan ini membahas pemilihan ketua MGMP, kebijakan Kemendikdasmen terkait Informatika, serta strategi pembelajaran deep learning yang bermakna dan menyenangkan.
Melalui kegiatan MGMP, guru Bahasa Indonesia mempelajari kaidah penulisan soal, penyusunan stimulus, serta kebijakan TKA jenjang SMP tahun 2026.
Ibnu Syina Festival Guide (ISFG) Vol. 5 Tahun 2026 sukses digelar oleh SMP Ibnu Syina Cileungsi pada 31 Januari–1 Februari 2026. Ajang futsal SD/MI ini berlangsung meriah, menjunjung sportivitas, sekaligus mendukung semangat SPMB 2026/2027.
Tim Paskibra Satya Eka Pasti SMP Ibnu Syina Cileungsi menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Madya 3 pada ajang Lomba Cakrabhara di Annahl Islamic School. Capaian ini mencerminkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang peserta didik.
SMP Ibnu Syina Cileungsi menyalurkan bantuan kemanusiaan Tahap II bagi korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh melalui Badan Penghubung Jawa–Sumatera Utara, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sosial.
SMP Ibnu Syina Cileungsi melalui Tim Gerakan Peduli Bencana Alam menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera. Donasi yang berasal dari peserta didik, guru, orang tua, dan mitra sekolah tersebut telah dikirimkan melalui JNE Cileungsi pada Rabu pekan lalu. Para peserta didik berperan aktif mengumpulkan berbagai kebutuhan seperti pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, sembako, selimut, obat-obatan, dan donasi uang tunai.